Campak Kembali Ramai Dibicarakan, Ini yang Perlu Diketahui Masyarakat
By :Administrator Siaga Medika Tanggal :13 Mar 2026, 14:32:28 WIB 0 Comments

Campak Kembali Ramai Dibicarakan, Ini yang Perlu Diketahui Masyarakat

Belakangan ini, penyakit campak kembali menjadi perhatian di Indonesia. Pemerintah dan tenaga kesehatan mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada karena kasusnya masih ditemukan di berbagai daerah.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sepanjang 2025 tercatat sekitar 63.769 kasus suspek campak, dengan 11.094 kasus terkonfirmasi dan 69 kematian. Sementara pada awal 2026, ribuan kasus suspek juga masih dilaporkan di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi ini membuat campak kembali menjadi isu kesehatan yang banyak dibicarakan.

Apa Itu Campak?

Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular. Penyakit ini dapat menyebar melalui percikan air liur saat seseorang batuk, bersin, atau berbicara.

Campak bahkan dikenal sebagai salah satu penyakit paling menular di dunia, sehingga penanganannya perlu dilakukan dengan cepat.

Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa tertular jika belum memiliki kekebalan.

Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai

Gejala campak biasanya muncul sekitar 7–14 hari setelah terpapar virus.

Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:

  • Demam tinggi
  • Batuk dan pilek
  • Mata merah
  • Tubuh terasa lemas
  • Ruam merah pada kulit yang muncul dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh

Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menimbulkan komplikasi seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak, terutama pada anak kecil.

Mengapa Kasus Campak Kembali Meningkat?

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kasus campak kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

1. Cakupan imunisasi belum optimal
Untuk mencegah penyebaran campak, cakupan imunisasi idealnya mencapai sekitar 95 persen. Namun di beberapa daerah, angka ini masih belum tercapai.

2. Anak belum mendapatkan imunisasi lengkap
Sebagian anak belum menerima vaksin campak atau hanya mendapatkan satu dosis.

3. Penularan yang sangat cepat
Karena virus campak sangat mudah menyebar, satu orang yang terinfeksi bisa menularkan ke banyak orang di sekitarnya.

Cara Mencegah Campak

Kabar baiknya, campak adalah penyakit yang bisa dicegah.

Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memastikan anak mendapatkan imunisasi campak atau vaksin MR
  • Menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan
  • Menggunakan masker jika sedang sakit
  • Menjaga daya tahan tubuh dengan makanan bergizi
  • Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Meningkatnya kasus campak menjadi pengingat bahwa penyakit menular masih bisa muncul kapan saja.

Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, memastikan imunisasi anak lengkap, serta menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, penyebaran campak dapat dicegah.

Kewaspadaan bersama menjadi kunci agar penyakit ini tidak kembali meluas di masyarakat.

 

source:

- https://www.kemkes.go.id/id/kemenkes-waspadai-dinamika-campak-nasional-dan-global? "Kemenkes Waspadai Dinamika Campak Nasional dan Global"

- https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8386722/kasusnya-lagi-naik-di-ri-penyakit-campak-lebih-menular-daripada-covid-19/amp? "Kasusnya Lagi Naik di RI, Penyakit Campak Lebih Menular daripada COVID-19"

- https://www.antaranews.com/berita/5465975/idai-rekomendasikan-enam-langkah-strategis-atasi-masalah-campak-ri? "IDAI rekomendasikan enam langkah strategis atasi masalah campak RI - ANTARA News"